• Indeks
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
Sabtu 17 Oktober, 2026
JATAM SULTENG
  • Siaran Pers
  • Berita
  • Artikel
  • Terbitan
    • Buletin Jatamers
    • Bahan Bacaan
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
  • Siaran Pers
  • Berita
  • Artikel
  • Terbitan
    • Buletin Jatamers
    • Bahan Bacaan
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
JATAM SULTENG
No Result
View All Result
Udara Palu Makin Buruk, JATAM Sulteng Desak Pemerintah Bertindak

Kualitas udara di Kota Palu memburuk. (Foto:kabarsulteng.id

Udara Palu Makin Buruk, JATAM Sulteng Desak Pemerintah Bertindak

by JATAM SULTENG
17 Oktober 2026
in Berita
Bagikan!Bagikan!Bagikan!

PALU, KABAR SULTENG – JATAM Sulawesi Tengah (Sulteng) mendesak  pemerintah bertanggung jawab atas memburuknya kualitas udara di Kota Palu dan wilayah sekitarnya.

JATAM menilai kondisi tersebut tidak bisa hanya dianggap sebagai persoalan cuaca atau faktor musiman. Memburuknya kualitas udara menyangkut hak warga untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat.

Data Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG) Lore Lindu Bariri, BMKG, menunjukkan kualitas udara Kota Palu mengalami tren memburuk sejak awal September 2026.

Pada 2 September 2026, konsentrasi PM10 tercatat 106 µg/m³, sementara PM2,5 mencapai 110 µg/m³. Angka tersebut masuk kategori tidak sehat.

Kondisi semakin buruk pada awal Oktober. Konsentrasi PM2,5 tercatat 132 µg/m³ pada 4 Oktober dan melonjak menjadi 206 µg/m³ pada 5 Oktober 2026. Pada hari yang sama, konsentrasi PM10 mencapai 210 µg/m³ atau masuk kategori sangat tidak sehat.

Koordinator JATAM Sulteng, Moh Taufik, mengatakan pemerintah pusat,  Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dan Pemerintah Kota Palu memiliki kewajiban konstitusional untuk menjamin hak warga atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.

“Kualitas udara yang buruk berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, pekerja luar ruang, dan kelompok rentan lainnya,” ujar Taufik, Selasa (6/10/2026).

Menurut Taufik, memburuknya kualitas udara tidak bisa semata-mata dikaitkan dengan faktor alam seperti El Niño.

BMKG mencatat sebaran asap dari kebakaran hutan dan lahan di Morowali, Tojo Una-Una, dan Papua Selatan turut memengaruhi kondisi udara di Kota Palu.

Namun, kata dia, kebakaran hutan dan lahan, aktivitas pertambangan, serta industri pengolahan mineral merupakan persoalan yang seharusnya dapat dikendalikan negara melalui perizinan, pengawasan, penegakan hukum, hingga pemulihan lingkungan.

Kabut asap yang menyelimuti Kota Palu, lanjut Taufik, menunjukkan persoalan kualitas udara sudah berada pada tingkat yang mengancam kesehatan masyarakat.

“Negara tidak boleh menempatkan kepentingan ekspansi tambang dan industri di atas hak warga untuk bernapas dengan udara yang bersih,” tegas Taufik.

Taufik mendesak pemerintah pusat, Pemprov Sulteng, dan Pemkot Palu tidak berhenti pada imbauan kepada masyarakat agar berhati-hati.

Menurutnya, tanggung jawab pemerintah harus diwujudkan melalui pengawasan di lapangan, penegakan hukum, keterbukaan data, serta langkah pemulihan lingkungan.

JATAM Sulteng juga menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, yakni:

Memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat, termasuk informasi dini, akses masker, layanan kesehatan, serta langkah darurat bagi kelompok rentan ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.

Menindak tegas pelaku kebakaran hutan dan lahan, termasuk korporasi yang terlibat, sekaligus memulihkan kawasan yang terbakar dan terdegradasi.

Menghentikan atau membekukan kegiatan usaha yang terbukti melanggar persyaratan lingkungan, mengabaikan kewajiban pengendalian pencemaran, atau membahayakan kesehatan masyarakat.

Membuka data secara transparan kepada masyarakat, termasuk data kualitas udara, titik kebakaran, perizinan pertambangan, dan hasil pengawasan lingkungan.

JATAM Sulteng mengingatkan pemerintah bahwa kesehatan masyarakat bukan sekadar persoalan imbauan saat kabut asap muncul.

Edisi : 6 Oktober 2026

Sumber : https://www.kabarsulteng.id/2026/10/06/udara-palu-makin-buruk-jatam-sulteng-desak-pemerintah-bertindak/?fbclid=IwY2xjawU_-FBleHRuA2FlbQIxMQBwZG9mBXNydGMGYXBwX2lkEDIyMjAzOTE3ODgyMDA4OTIAAR4x3ixOxo_impOscQ5biOH1krrpXdZLpf2_voLGjxxscjTAISlVyojk1_Bf9Q_aem_CTFoW8mwNzRZJiDDnn2HHQ

Previous Post

PM2,5 Palu Tembus 206 µg/m³, JATAM Sulteng Minta Pemerintah Telusuri Sumber Polusi

Next Post

JATAM Sulteng: Langit Palu yang Menyengat: Ketika Negara Gagap Menjamin Hak Bernapas Warga

Related Posts

Udara Palu Makin Buruk, JATAM Sulteng Desak Pemerintah Bertindak
Berita

JATAM Sulteng: Langit Palu yang Menyengat: Ketika Negara Gagap Menjamin Hak Bernapas Warga

17 Oktober 2026
PM2,5 Palu Tembus 206 µg/m³, JATAM Sulteng Minta Pemerintah Telusuri Sumber Polusi
Berita

PM2,5 Palu Tembus 206 µg/m³, JATAM Sulteng Minta Pemerintah Telusuri Sumber Polusi

17 Oktober 2026
IUP Nikel Bualemo Ancam Lumbung Pangan dan Ekosistem Tompotika
Berita

IUP Nikel Bualemo Ancam Lumbung Pangan dan Ekosistem Tompotika

1 Oktober 2026
Next Post
Udara Palu Makin Buruk, JATAM Sulteng Desak Pemerintah Bertindak

JATAM Sulteng: Langit Palu yang Menyengat: Ketika Negara Gagap Menjamin Hak Bernapas Warga

Discussion about this post

Informasi Terpopuler :

  • Cabut Izin Usaha Pertambangan PT. Sumber Swarna Pratama (PT. SSP)  di Kabupaten Morowali Utara

    Cabut Izin Usaha Pertambangan PT. Sumber Swarna Pratama (PT. SSP) di Kabupaten Morowali Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HATAM 2025: Sulteng Bangkrut!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ADA 18 PERUSAHAAN TAMBANG DI SULAWESI TENGAH YANG MASUK DALAM KAWASAN HUTAN KONSERVASI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Enam Perusahaan Tambang di Banggai Tidak Kantongi IPPKH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivitas PETI di Desa Busak Merajalela, JATAM Sulteng Kritik Polres Buol Terkesan Tutup Mata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Informasi Terkini :

Udara Palu Makin Buruk, JATAM Sulteng Desak Pemerintah Bertindak

JATAM Sulteng: Langit Palu yang Menyengat: Ketika Negara Gagap Menjamin Hak Bernapas Warga

17 Oktober 2026
Udara Palu Makin Buruk, JATAM Sulteng Desak Pemerintah Bertindak

Udara Palu Makin Buruk, JATAM Sulteng Desak Pemerintah Bertindak

17 Oktober 2026
PM2,5 Palu Tembus 206 µg/m³, JATAM Sulteng Minta Pemerintah Telusuri Sumber Polusi

PM2,5 Palu Tembus 206 µg/m³, JATAM Sulteng Minta Pemerintah Telusuri Sumber Polusi

17 Oktober 2026
JATAM SULTENG

Jaringan Advokasi Tambang Sulawesi Tengah Adalah Organisasi Non Pemerintah yang Bekerja untuk Meluaskan Informasi dan Advokasi akan Dampak Negatif Industri Tambang.

Konstituen :

JATAM Nasional - JATAM Kaltim - JATAM Kaltara

  • Indeks
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2019 - 2025 | JATAMSulteng.org | All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Siaran Pers
  • Berita
  • Artikel
  • Terbitan
    • Buletin Jatamers
    • Bahan Bacaan
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2019 - 2025 | JATAMSulteng.org | All Rights Reserved.