• Indeks
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
Sabtu 10 Oktober, 2026
JATAM SULTENG
  • Siaran Pers
  • Berita
  • Artikel
  • Terbitan
    • Buletin Jatamers
    • Bahan Bacaan
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
  • Siaran Pers
  • Berita
  • Artikel
  • Terbitan
    • Buletin Jatamers
    • Bahan Bacaan
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
JATAM SULTENG
No Result
View All Result
Banjir Watusampu, Walhi-Jatam Tantang Walikota Palu dan Gubernur Sulteng*

Diduga Jadi Penyebab Banjir di Morut, JATAM Desak Inspektur Tambang Evaluasi Aktivitas Pertambangan Nikel di Wilayah Pesisir Teluk Tomori

by JATAM SULTENG
4 Januari 2025
in Berita
Bagikan!Bagikan!Bagikan!

PALU, KABAR SULTENG – Merespon insiden banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang wilayah Dusun Towi, Desa Tamainusi, kecamatan Soyojaya, pada Jumat (3/1/2025), Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Sulawesi Tengah (Sulteng) mendesak Inspektur Tambang Evaluasi seluruh aktivitas pertambangan nikel  di Wilayah Pesisir Teluk Tomori, Kabupaten Morowali Utara (Morut).

Berdasarkan data sementara peristiwa banjir bandang di Dusun Towi, Desa Tamainusi, Morut, menyebabkan satu korban jiwa dan tiga orang mengalami luka ringan.

JATAM Sulteng menduga banjir bandang yang terjadi di wilayah Morut itu karena kegiatan pertambangan nikel.

“Harus menjadi  perhatian serius pemerintah pusat dan daerah untuk segera melakukan evaluasi seluruh izin dan kegiatan pertambangan nikel yang berlangsung di wilayah tersebut,” ujar Koordinator JATAM Sulteng, Moh Taufik, Sabtu (4/1/2025)

Taufik meminta Inspektur Tambang di Sulawesi tengah, sebagai perwakilan pemerintah pusat dari kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), harus melakukan evaluasi seluruh kegiatan izin pertambangan nikel yang diterbitkan di wilayah itu.

“Dari hasil riset yang dilakukan oleh JATAM Sulteng, bukan hanya banjir dan tanah longsor yang sering terjadi berulang kali di wilayah Dusun Towi, melainkan rusaknya juga wilayah pesisir laut diduga akibat kegiatan pertambangan yang ada di wilayah hulu,” ungkap Taufik.

Selain itu, kegiatan pertambangan yang berlangsung di wilayah Teluk Tomori itu,  juga diduga telah menyebabkan rusaknya wilayah-wilayah kawasan hutan sebagai wilayah penyangga.***

Sumber : https://www.kabarsulteng.id/2025/01/04/diduga-jadi-penyebab-banjir-di-morut-jatam-desak-inspektur-tambang-evaluasi-aktivitas-pertambangan-nikel-di-wilayah-pesisir-teluk-tomori/

Previous Post

Warga Salena Tolak Tambang, Dorong Hutan Adat

Next Post

Revisi UU Minerba: Syahwat Gerombolan Sirkus Parlemen dan Istana Membancak Kekayaan Alam

Related Posts

IUP Nikel Bualemo Ancam Lumbung Pangan dan Ekosistem Tompotika
Berita

IUP Nikel Bualemo Ancam Lumbung Pangan dan Ekosistem Tompotika

1 Oktober 2026
10 IUP Nikel Kepung Kawasan Hutan Bualemo Banggai, JATAM : Ancaman Bagi Lumbung Pangan
Berita

10 IUP Nikel Kepung Kawasan Hutan Bualemo Banggai, JATAM : Ancaman Bagi Lumbung Pangan

1 Oktober 2026
Gugatan JATAM Lawan Gubernur Sulteng Terkait Longsor Limbah B3 Pengolahan Nikel di Morowali, Lolos Sidang Dismisal PTUN Palu
Berita

JATAM Sulteng Resmi Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parimo ke PTUN Palu Terkait Pencemaran Tambang

19 September 2026
Next Post
Revisi UU Minerba: Syahwat Gerombolan Sirkus Parlemen dan Istana Membancak Kekayaan Alam

Revisi UU Minerba: Syahwat Gerombolan Sirkus Parlemen dan Istana Membancak Kekayaan Alam

Siaran Pers: RUU Minerba Disahkan, Bukti Senayan adalah Panggung Sirkus untuk Berbisnis

Siaran Pers: RUU Minerba Disahkan, Bukti Senayan adalah Panggung Sirkus untuk Berbisnis

Discussion about this post

Informasi Terpopuler :

  • Cabut Izin Usaha Pertambangan PT. Sumber Swarna Pratama (PT. SSP)  di Kabupaten Morowali Utara

    Cabut Izin Usaha Pertambangan PT. Sumber Swarna Pratama (PT. SSP) di Kabupaten Morowali Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HATAM 2025: Sulteng Bangkrut!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ADA 18 PERUSAHAAN TAMBANG DI SULAWESI TENGAH YANG MASUK DALAM KAWASAN HUTAN KONSERVASI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Enam Perusahaan Tambang di Banggai Tidak Kantongi IPPKH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivitas PETI di Desa Busak Merajalela, JATAM Sulteng Kritik Polres Buol Terkesan Tutup Mata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Informasi Terkini :

IUP Nikel Bualemo Ancam Lumbung Pangan dan Ekosistem Tompotika

IUP Nikel Bualemo Ancam Lumbung Pangan dan Ekosistem Tompotika

1 Oktober 2026
10 IUP Nikel Kepung Kawasan Hutan Bualemo Banggai, JATAM : Ancaman Bagi Lumbung Pangan

10 IUP Nikel Kepung Kawasan Hutan Bualemo Banggai, JATAM : Ancaman Bagi Lumbung Pangan

1 Oktober 2026
Gugatan JATAM Lawan Gubernur Sulteng Terkait Longsor Limbah B3 Pengolahan Nikel di Morowali, Lolos Sidang Dismisal PTUN Palu

JATAM Sulteng Resmi Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parimo ke PTUN Palu Terkait Pencemaran Tambang

19 September 2026
JATAM SULTENG

Jaringan Advokasi Tambang Sulawesi Tengah Adalah Organisasi Non Pemerintah yang Bekerja untuk Meluaskan Informasi dan Advokasi akan Dampak Negatif Industri Tambang.

Konstituen :

JATAM Nasional - JATAM Kaltim - JATAM Kaltara

  • Indeks
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2019 - 2025 | JATAMSulteng.org | All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Siaran Pers
  • Berita
  • Artikel
  • Terbitan
    • Buletin Jatamers
    • Bahan Bacaan
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2019 - 2025 | JATAMSulteng.org | All Rights Reserved.